Rapat Pemantapan Pesta Adat Ma’rimpa Salo


Kadis Disparbud Sinjai saat memberi sambutan rapat pemantapan pesta adat Ma’ rimpa Salo.

Dalam rangka pelaksanaan event budaya Pesta Adat Ma’rimpa Salo 2018 yang akan dilaksanakan pada tanggal 09 s.d 10 Oktober 2018, Dinas pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Sinjai beserta Pemerintah Desa Bua gelar Rapat Pemantapan di Cafe Orange Hotel Sinjai, Rabu 03/10/18.

Peserta rapat pemantapan pesta adat Ma’rimpa Salo

Acara ini di buka oleh kepala Disparbud Sinjai, Dalam kata sambutannya, menyampaikan beberapa rangkaian kegiatan yang akan mengisi pelaksanaan Pesta Adat Ma’Rimpa Salo.

Adapun rangkaian kegiatan pada hari selasa (09/10/18), akan dilaksanakan lomba renang, lomba tangkap bebek, lomba dayung, kemudian di lanjutkan dengan Massulo (pawai obor) keliling Desa Bua, pada pukul 20.00 Wita. Sedangkan pada tanggal 10 Oktober yang merupakan acara puncak menampilkan beberapa atraksi budaya, seperti tarian, mappaddekko dan lomba perahu hias, lomba merajut jaring, dan lomba kuliner laut. Selain itu ada beberapa acara supporting event (Acara pendukung) seperti lomba volly, lomba sepak takraw, senam massal, lomba panco putri, lomba karaoke lagu daerah, dan lomba domino. Acara pendukung ini mulai dilaksanakan pada tanggal 01 s.d 08 Oktober 2018.

Seusai menyampaikan rangkaian kegiatan, dilanjutkan diskusi dengan para tamu rapat yang hadir dengan komitmen untuk menyukseskan pelaksanaan event budaya pesta adat Ma’ rimpa Salo agar mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan kita.

Rapat Pemantapan ini dihadiri oleh Dinas Kesehatan, RSUD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, Perangkat Desa Bua, Camat Tellu Limpoe, dan Para Penggiat Seni dan Budaya Kabupaten Sinjai.

kita punya kepentingan bersama untuk mengemas sektor pariwisata kita dengan baik melalui event wisata budaya agar bisa meningkatkan kunjungan wisatawan yg nantinya dapat mensejahtrakan perekonomian masyarakat dan meningkatkan pendapatan daerah Kabupaten Sinjai dan akan tetap memperhatikan tradisi budaya kita agar tetap sejalan dengan aqidah agama, kata Kadis Disparbud Sinjai.

Dalam pertemuan ini Drs. Yuhadi Samad M.SI, menegaskan bahwa pelaksanaan pesta adat Ma’ rimpa Salo kali ini di sepakati tidak akan melaksanakan ritual budaya yang bertentangan dengan ajaran agama islam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post