Dialog Khusus di Sinjai TV : “Berwisata Aman dan Nyaman Di Sinjai Saat Libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H”


Dialog khusus Kadis. Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Sinjai Yuhadi Samad berlangsung di Studio Sinjai TV Sinjai bertemakan “Berwisata Aman dan Nyaman Di Sinjai Saat Libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H”.

Dalam dialog tersebut Kadis. Pariwisata dan Kebudayaan mengatakan bahwa kondisi pariwisata di Kab. Sinjai sejauh ini sudah mulai berkembang, ditandai dengan dibangunnya infrastruktur atau sarana dan prasarana di objek wisata.

dan kalau kita berbicara wisata andalan hutan mangrove tongke-tongke sebagai ekowisata bahari, pulau larea-rea, tahura, air terjun kembar batu barae, gojeng, sebagian besar sudah mendapatkan dukungan bantuan bangunan sarana dan prasarana lainnya.

Dalam dialog tersebut kadis pariwisata dan kebudayaan menjelakkan dalam situasi dan kondisi saat ini pariwisata di kab sinjai bisa di kategorikan pariwisata berkembang ditandai dengan beberapa objek wisata andalan. Hutang mangrove tongke-tongke sebagai ekowisata bahari. Dan beberapa objek wisata lainya seperti Tahura, Pulau Lare-rea, air terjun Batu barae, Batu pake gojeng. Merupakan objek wisata yang sudah mendapatkan bantuan pembangunan infrastruktur

Masa pandemi covid 19 memberikan multi efek yang sangat berpengaruh bagi seluruh sektor kehidupan termasuk sektor pariwisata. Hal yang harus dilakukan upaya atau inovasi yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan. Itu bisa memberikan peluang objek wisata kita tetap berkembang

Dari segi regulasi yang ada perda 2019 rencana induk pembangunan pariwisata sejalan dengan visi misi pemerintah daerah. Tahura dan air terjun kembar mewakili struktur wilayah yang merupakan objek wisata yang akan dikembangkan dalam waktu dekat ini

Walaupun Pemerintah desa memiliki hak untuk mengeloh dana yang akan mereka kelola termasuk untuk pemebangunan infra struktur atau sarana dan prasarana diobjek wisata. Bukan hanya semangatnya tapi melalaui perencanaan yang matang. Untung mendapatkan perencanaan yang matang harus pelibatan pihak yang terkait seperti disparbud dan dinas PMD

Dinas pariwisata dan kebudayaan juga memberikan beberapa kegiatan pelatihan non fisik. Diantaranya pelahitan pemendu wisata, pengelolah homestay, dan tata kelola destinasi wisata, yang didanai oleh kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif. Bertujuan untuk memeberikan pengetahuan, bekal bagi yang terlibat dalam pelaku atau pengelola objek wisata sehingga mereka bisa semakin memberikan pelayanan yang maximal bagi tamu yang berkunjung diobjek wisatanya

Untuk libur hari raya ada beberapa objek wisata yang ditutup karna menjadi medan yang sangat gampang menyebarkan viirus covid19 yang berhubungan dengan air contoh yang dikelola pemerintah daearah pulau larea-rea dan beberapa kolam renang lainnya dan ini sudah disetujui oleh desa setelah hasil rapat

Petugas dilapangan juga akan turun langsung mengontrol dan mengatur suhu tubuh pengunjung yang akan masuk. Dan untuk kepentingan dan keselamatan kita bersama semua petugas peneglola dan pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan.

Harapan pemerintah daerah insya allah siap untuk membangun pariwisata yang ada dikab sinjai sesuai dengan kemamapuan yang dimiliki. Dan memeberikan peluang dan kesempatan bagi investor yang ingin menagmbil peran dikab sinjai. terbuka. Begitupun bagi pemerintah desa silahkan memanfaatkan potensi desa yang dimiliki.

Related Post