Sidang Penetapan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB)


Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sinjai, Yuhadi Samad menghadiri Sidang Penetapan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang di gelar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI.

Berlangsung secara virtual di Kantor Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulsel hari ini Kamis (28/102021), disampaikan bahwa salah satu usulan Kabupaten Sinjai tahun 2021 berhasil lolos pada Sidang Penetapan kali ini setelah melalui serangkaian seleksi.

Sebelum itu, Kabupaten Sinjai telah memiliki 5 Warisan Budaya Tak Benda sampai tahun 2020, kelimanya itu adalah Pesta Adat Marimpa Salo, Pesta Adat Mappogau Sihanua, Rumah Adat Karampuang, Massulo Beppa, serta Pesta Adat Mappogau Hanua.

Dan untuk tahun ini, hanya 1 karya budaya yang lolos, yaitu Laha Bete, yangmana awalnya 2 karya yang diusulkan, yakni Isi Perjanjian Topekkong dan Laha Bete.

Turut hadir mengikuti Sidang Penetapan WBTB, Kasi. Pembinaan dan Pelestarian Kesenian, Sejarah dan Tradisi Mustikawati, Kasi. Cagar Budaya dan Museum Nur Syamsu, dan Budayawan Sinjai Drs. Muhannis. (Anti)

Related Post